Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), M. Farhan, mengatakan,
kerugian perusahaan payung skuad Persib Bandung terus menurun sejak
berdiri tiga tahun lalu. Ia pun menjanjikan PT Persib bakal mulai
menangguk keuntungan mulai akhir tahun ini.
Tercatat pada tahun
2009 kami masih rugi Rp 18 miliar, tapi pada 2010, kerugian turun jadi
16 miliar. "Tahun lalu kami kerugian turun lagi jadi Rp 8
miliar,"ujarnya saat jumpa pers di markas PT Persib, di Jalan Sulanjana,
Kota Bandung, Senin 12 Maret 2012.
Melihat data tersebut,
Farhan yakin mulai September nanti Persib bisa mereguk keuntungan.
Hingga kini skuad Persib tetap diminati perusahaan sponsor. Buktinya
adalah Persib disokong sedikitnya tujuh sponsor besar antara lain PT
Wiraswasta Gemilang Indonesia selaku produsen oli mesin sepeda motor
Evalube, PT Daya Adira Mustika (Daya) selaku dealer utama sepeda motor
Honda di Jawa Barat.
Selain itu, perusahaan ban sepeda motor
merek Corsa dan perusahaan perlengkapan olahraga Mitre. Juga Equator
Capital, Permata Resources, dan PT Surya Eka Perkasa. "Kami sekarang
juga tengah menjajagi kontrak baru dengan perusahaan calon sponsor
Persib tahun 2012/2013,"ujar Farhan.
Untuk saham, PT Persib
Bandung Bermartabat tercatat dimiliki oleh 6 pihak. Mereka terdiri 5
individu dan 1 badan hukum. Kelima orang pemilik pribadi saham PT Persib
adalah manajer tim Persib dan pengusaha Umuh Muhtar, pengacara Kuswara
S. Taryono, eks Panglima Kodam III Siliwangi Zainuri Hasyim, eks Ketua
Kadin Jawa Barat Iwan Dermawan, dan eks bos Harian Pikiran Rakyat Yoyo
Adisuredja.
Adapun badan hukum penguasa saham PT Persib adalah PT
Surya Eka Perkasa, sebuah perusahaan investasi milik keluarga Thohir.
PT Surya Eka dipimpin Glen Sugita, yang kini menjabat sebagai Presiden
Direktur PT Persib Bandung Bermartabat. "Jadi tak ada Bakrie Brothers
(perusahaan milik keluarga Bakrie) di Persib. Saya tahu betul arus kas
PT Persib dan Surya Eka Perkasa, tak ada uang Bakrie di Persib, saya
jamin itu," kata dia.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar